🔰𝗥𝗨𝗞𝗨𝗡-𝗥𝗨𝗞𝗨𝗡 𝗣𝗨𝗔𝗦𝗔
📚Serial kitab PANDUAN PUASA al-Wajiiz Fii Fiqhis Sunnati wal Kitaabil 'Aziiz
Karya Syaikh dokter 'Abdul 'Azhim Badawi al-Khalafi Hafizhahullah
🔰𝗥𝗨𝗞𝗨𝗡-𝗥𝗨𝗞𝗨𝗡 𝗣𝗨𝗔𝗦𝗔
✅ Pertama, Niat.
Karena sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
إنّما الأعمال بالنيّات، و إنّما لكلّ امرئٍ مانویٰ
“Sesungguhnya setiap amal itu tergantung pada niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang dia niatkan.”
(Muttafaqun ‘alaihi)
✅ Niat harus dilakukan setiap malam sebelum terbit fajar, berdasarkan hadits dari Hafshah radhiyallahu 'anha ia berkata,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
من لم يُجمعِ الصّيام قبل الفجر فلا صيام له
“Barangsiapa yang tidak niat berpuasa sebelum fajar terbit maka puasanya tidak sah’.”
(Sahih, Sahih Al-Jami’ Ash-Shaghir no. 6538)
✅ Kedua, menahan diri dari hal-hal yang membatalkan dari terbitnya fajar sampai tenggelamnya matahari.
Allah Ta’ala berfirman,
فَالآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُواْ مَا كَتَبَ اللّهُ لَكُمْ وَكُلُواْ وَاشْرَبُواْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ
“Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.”
(QS. Al Baqarah: 187)
📚al-Wajiiz Fii Fiqhis Sunnati wal Kitaabil 'Aziiz. Hal. 237 Cetakan Daar ibn hazm.
Diterjemah oleh : Abu fahry
◻️◻️◻️

Komentar
Posting Komentar