Jangan Terlalu Banyak Makan Di bulan Ramadhan
๐Serial kitab
"Kayfa Nastaqbilu Syahru Ramadhan ?"
(Bagaimana Kita Menyambut Bulan Ramadan ?)
๐ฐ๐๐๐ก๐๐๐ก ๐ง๐๐ฅ๐๐๐๐จ ๐๐๐ก๐ฌ๐๐ ๐ ๐๐๐๐ก ๐๐ ๐๐จ๐๐๐ก ๐ฅ๐๐ ๐๐๐๐๐ก
Persiapan menyambut bulan Ramadhan yang ke 17 " ๐๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐๐ฒ๐ฟ๐น๐ฎ๐น๐ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐น๐ฒ๐ฏ๐ถ๐ต๐ฎ๐ป ๐บ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐ฒ๐๐ฎ๐ธ๐๐ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ฏ๐๐ธ๐ฎ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ท๐๐ด๐ฎ ๐๐ฎ๐ต๐๐ฟ ๐๐ฎ๐ต๐ฎ๐ถ ๐บ๐๐๐น๐ถ๐บ❟ ๐บ๐ฒ๐น๐ฒ๐ฏ๐ถ๐ต๐ถ ๐ฏ๐ฎ๐๐ฎ๐ ๐ธ๐ฒ๐๐ฎ๐ท๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ป。。。
Khususnya terlalu berlebihan makan pada saat berbuka puasa. Supaya lambung tidak tegang dan tidak lemas setelahnya, yang akhirnya tidak bertenaga untuk melaksanakan shalat magrib, isya' dan tarawih , akan tetapi sedikitlah makan, dan lanjutkanlah makan sedikit sedikit setelah kembali dari sholat isya' dan tarawih jika masih merasakan lapar.
Biarkan semua orang mengingat bahwa bulan ini adalah bulan puasa, bulan mengurangi asupan makanan.
Tidak seperti yang dilakukan kebanyakan muslim di masa ini, yang bernafsu untuk mempersiapkan sebanyak-banyaknya makanan dan minuman.
Saat waktu berbuka tiba mereka terlalu banyak makan , sehingga malas dan lemas dari menjalankan ibadah, akhirnya mereka kemudian tidak dapat merasakan dan menikmati manfaat puasa dan mereka pun kehilangan pahala yang besar.
Wal iyaadzu billah
[Kitab Kayfa Nastaqbilu Syahru Ramadhan ? karya Syaikh Dr. Abu Abdullah, hlm. 24]
Terjemah oleh :
Abu fahry
◻◻◻◻

Komentar
Posting Komentar