Kewajiban Berpuasa Ramadhan Dengan Melihat Hilal

 Serial kitab PANDUAN PUASA al-Wajiiz Fii Fiqhis Sunnati wal Kitaabil 'Aziiz

Karya Syaikh dokter 'Abdul 'Azhim Badawi al-Khalafi Hafizhahullah


๐Ÿ”ฐ๐—ž๐—˜๐—ช๐—”๐—๐—œ๐—•๐—”๐—ก ๐—•๐—˜๐—ฅ๐—ฃ๐—จ๐—”๐—ฆ๐—” ๐—ฅ๐—”๐— ๐—”๐——๐—›๐—”๐—ก ๐——๐—˜๐—ก๐—š๐—”๐—ก ๐— ๐—˜๐—Ÿ๐—œ๐—›๐—”๐—ง ๐—›๐—œ๐—Ÿ๐—”๐—Ÿ

Dari abu hurairah radhiyallahu 'anhu ia berkata, Rasulullah ๏ทบ bersabda,

ุตُู…ูˆุง ู„ِุฑุคْูŠุชู‡ ูˆ ุฃูْุทِุฑูˆุง ู„ِุฑُุคูŠุชู‡، ูุฅู†ْ ุบُู…ّูŠ ุนู„ูŠูƒู… ุงู„ุดู‡ْุฑ ูุนุฏّูˆุง ุซู„ุงุซูŠู†

“Berpuasalah karena melihat hilal Ramadan, berhari raya-lah karena melihat hilal Syawal. Jika hilal tertutupi mendung maka genapkanlah bulan Sya’ban menjadi 30 hari.” 

(Muttafaqun ‘alaih. Lafazh Muslim)

al-Wajiiz Fii Fiqhis Sunnati wal Kitaabil 'Aziiz. Hal.232, Cetakan Daar ibn hazm.


๐Ÿ”ฐ Beberapa faidah :

1- Di dalam hadis yang mulia ini Rasulullah ๏ทบ telah menjelaskan dengan gamblang bahwa cara menentukan awal masuknya bulan puasa dan juga tibanya hari raya idul fitri adalah dengan melihat hilal/bulan sabit. 

Apabila ternyata pada malam itu hilal Ramadan tidak bisa nampak karena langit diselimuti mendung atau asap maka bulan Sya’ban digenapkan hitungannya menjadi 30 hari, artinya esok hari masih belum boleh puasa.

2- Adapun menentukan awal masuknya bulan puasa dengan hisab saja, Syaikh Utsaimin rahimahullah mengatakan, “Adapun hanya menggunakan hisab maka hal itu tidak boleh dilakukan dan juga tidak boleh dijadikan pegangan.” 

(48 Pertanyaan tentang Shiyam, hlm. 27-28)

3- Masuknya bulan Ramadan ditetapkan setelah adanya kesaksian melihat hilal meskipun berasal dari seorang saja asalkan terpercaya. Ibnu ‘Umar mengatakan, “Dahulu orang-orang berusaha melihat hilal, kemudian aku kabarkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kalau aku benar-benar telah melihatnya, maka beliau pun berpuasa dan memerintahkan orang-orang untuk berpuasa sebagaimana beliau.” 

(HR. Abu Dawud, dishahihkan Al Albani dalam Al Irwa’ 908).

Diterjemah dan di berikan faidah oleh : Abu fahry

◻️◻️◻️

Komentar

Postingan populer dari blog ini

⚠️ ๐— ๐—จ๐—ฆ๐—œ๐—ž ๐—”๐——๐—”๐—Ÿ๐—”๐—› ๐——๐—œ๐—”๐—ก๐—ง๐—”๐—ฅ๐—” ๐—ฆ๐—˜๐—•๐—”๐—• ๐—ง๐—จ๐—ฅ๐—จ๐—ก๐—ก๐—ฌ๐—” ๐—•๐—˜๐—ก๐—–๐—”๐—ก๐—”

Seputar kebiasaan sholat di masyarakat kita

⚠️ ๐—›๐—จ๐—ž๐—จ๐—  ๐—•๐—˜๐—ฅ๐—ž๐—จ๐—ก๐—๐—จ๐—ก๐—š ๐—ž๐—˜ ๐—ข๐—ฅ๐—”๐—ก๐—š ๐—ก๐—”๐—ฆ๐—ฅ๐—”๐—ก๐—œ ๐—จ๐—ก๐—ง๐—จ๐—ž ๐— ๐—˜๐—ก๐—š๐—จ๐—–๐—”๐—ฃ๐—ž๐—”๐—ก '๐—ฆ๐—˜๐—Ÿ๐—”๐— ๐—”๐—ง ๐—ก๐—”๐—ง๐—”๐—Ÿ'