Menjauhkan diri dari banyak menyimak acara tv di bulan ramadhan
๐Serial kitab
"Kayfa Nastaqbilu Syahru Ramadhan ?"
(Bagaimana Kita Menyambut Bulan Ramadan ?)
๐ฐ๐ ๐๐ก๐๐๐จ๐๐๐๐ก ๐๐๐ฅ๐ ๐๐๐ฅ๐ ๐๐๐ก๐ฌ๐๐ ๐ ๐๐ก๐ฌ๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐ฅ๐-๐๐๐๐ฅ๐ ๐๐ ๐ง๐ฉ ๐๐ ๐๐จ๐๐๐ก ๐ฅ๐๐ ๐๐๐๐๐ก
Persiapan menyambut bulan Ramadhan yang ke sembilan "๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐ถ๐ป๐ด๐ฎ๐๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐บ๐ฒ๐ป๐ด๐ต๐ฎ๐ฏ๐ถ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ธ๐๐ ๐ฑ๐ถ ๐ฏ๐๐น๐ฎ๐ป ๐ฅ๐ฎ๐บ๐ฎ๐ฑ๐ต๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐บ๐ฒ๐ป๐ผ๐ป๐๐ผ๐ป ๐๐ (๐ฑ๐ฎ๐ป ๐๐ฒ๐บ๐ถ๐๐ฎ๐น๐ป๐๐ฎ)."
Segala sesuatu yang ditayangkan di televisi secara umum adalah terlarang dan bertentangan dengan Kitabullah yakni Al-Qur'an dan Sunnah Rasul-Nya ๏ทบ.
Karena menonton tv itu hanya membuang-buang waktu dan mencegahmu dari mendapatkan pahala puasamu.
Sayangnya, bahkan banyak saluran tv yang disebut "saluran islami" namun tidak bebas dari pelanggaran syari'at Islam, diantaranya :
✅Pertama:
Mengenai ustadz yang berceramah di acara-acara tv, jarang sekali kita temukan ustadz di saluran-saluran itu yang shahih akidah dan manhajnya.
✅Kedua :
Kurangnya kepedulian para da'i di tv untuk menyebarkan akidah yang benar dan manhaj salafush sholih, dan mereka tidak mau mencela mubtadi' / ahli bid'ah disebabkan memang mereka tidak berdakwah tentang akidah dan manhaj juga tidak mau membantah ahli bid'ah, Sekalipun salah satu dari mereka sesekali mau membantah ahli bid'ah namun bantahannya tidak signifikan karena orang yang kekurangan ilmu tentang akidah dan manhaj ia tidak akan mampu memberikan bantahan dengan bantahan yang signifikan / ilmiah.
✅Ketiga :
Di acara-acara tv sering kali diperdengarkan musik yang mereka namakan dengan musik islami (padahal tidak ada istilah musik islami dalam islam, musik tetap haram meskipun dibungkus dengan nama-nama yang indah seperti musik islami, pen-), demi Allah sesungguhnya ini termasuk muhdats (perkara baru dalam urusan agama yang diada-adakan = bid'ah, pen-), karena para ulama-ulama besar telah memperingatkan tentang haramnya musik.
Maka hendak seorang muslim dia menjauhkan dirinya dari hal-hal ini dan menyibukkan dirinya ketika puasa di bulan Ramadhan dengan banyak berdzikir dan berbagai keta'atan kepada Allah Ta'ala agar moga dia mendapatkan limpahan pahala yang berlipat ganda dari Allah tabaaraka wa Ta'ala.
[Kitab Kayfa Nastaqbilu Syahru Ramadhan ? karya Syaikh Dr. Abu Abdullah, hlm. 14]
Diterjemah oleh :
Abu fahry
Sumber : ⤵️
◻️◻️◻️◻️

Komentar
Posting Komentar