Menyambut Ramadhan Dengan Cinta Tanpa Merasa Terganggu
📚Serial kitab
"Kayfa Nastaqbilu Syahru Ramadhan ?"
(Bagaimana Kita Menyambut Bulan Ramadan ?
)
🔰𝗠𝗘𝗡𝗬𝗔𝗠𝗕𝗨𝗧 𝗥𝗔𝗠𝗔𝗗𝗛𝗔𝗡 𝗗𝗘𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗖𝗜𝗡𝗧𝗔 𝗧𝗔𝗡𝗣𝗔 𝗠𝗘𝗥𝗔𝗦𝗔 𝗧𝗘𝗥𝗚𝗔𝗡𝗚𝗚𝗨
Persiapan menyambut bulan Ramadhan yang ke 16 " 𝗪𝗮𝗵𝗮𝗶 𝘂𝗺𝗮𝘁 𝗜𝘀𝗹𝗮𝗺❟ 𝘀𝗮𝗺𝗯𝘂𝘁𝗹𝗮𝗵 𝗯𝘂𝗹𝗮𝗻 𝗥𝗮𝗺𝗮𝗱𝗵𝗮𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗰𝗶𝗻𝘁𝗮𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗽𝗮𝗱𝗮 𝗸𝗲𝘁𝗮𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗽𝘂𝗮𝘀𝗮。
Dan janganlah kamu merasa terganggu dengan datangnya bulan ramadhan dan menganggapnya sebagai penjara bagimu.
Akan tetapi, hendaklah kamu menaati perintah Allah, karena sebagian penyair menganggap bulan Ramadan sebagai penjara bagi mereka, yang menghalangi mereka dari kenikmatan-kenikmatan mereka, termasuk dari minum khamar.
Mereka akan membaca dan bersyair, ketika bulan Ramadan berakhir,
رمضان ولَّیٰ هاتها ياساق ، مشتاقة تسعیٰ إلیٰ مشتاق
"Ramadhan telah berlalu, datanglah wahai juru minuman ! kerinduan akan segera menghampiri orang yang merindukannya."
Aku katakan : Demi Allah, yang tidak ada Tuhan selain Dia, seandainya hukuman penjara dapat menghalangi seorang hamba dari maksiat kepada-Nya, maka niscaya hal itu terpuji.
Nabi yusuf 'alaihi salam pernah berkata,
قَالَ رَبِّ ٱلسِّجْنُ أَحَبُّ إِلَىَّ مِمَّا يَدْعُونَنِىٓ إِلَيْهِ ۖ وَإِلَّا تَصْرِفْ عَنِّى كَيْدَهُنَّ أَصْبُ إِلَيْهِنَّ وَأَكُن مِّنَ ٱلْجَٰهِلِينَ
Yusuf berkata:
"Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan dari padaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh".
(Qs. Yusuf : 33)
[Kitab Kayfa Nastaqbilu Syahru Ramadhan ? karya Syaikh Dr. Abu Abdullah, hlm. 24]
Terjemah oleh :
Abu fahry
◻️◻️◻️◻️

Komentar
Posting Komentar