๐Ÿ”ฐ ๐— ๐—˜๐—ฅ๐—˜๐—ž๐—” ๐—ฌ๐—”๐—ก๐—š ๐—ง๐—œ๐——๐—”๐—ž ๐——๐—œ๐—ช๐—”๐—๐—œ๐—•๐—ž๐—”๐—ก ๐— ๐—˜๐—ก๐—๐—”๐—Ÿ๐—”๐—ก๐—ž๐—”๐—ก ๐—ฃ๐—จ๐—”๐—ฆ๐—” ๐—ฅ๐—”๐— ๐—”๐——๐—›๐—”๐—ก


 ๐Ÿ“šSerial kitab al-mulakhkhashul fiqhii

Karya Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan Hafizhahullah


๐Ÿ“œ PANDUAN PUASA


๐Ÿ”ฐ ๐— ๐—˜๐—ฅ๐—˜๐—ž๐—” ๐—ฌ๐—”๐—ก๐—š ๐—ง๐—œ๐——๐—”๐—ž ๐——๐—œ๐—ช๐—”๐—๐—œ๐—•๐—ž๐—”๐—ก ๐— ๐—˜๐—ก๐—๐—”๐—Ÿ๐—”๐—ก๐—ž๐—”๐—ก ๐—ฃ๐—จ๐—”๐—ฆ๐—” ๐—ฅ๐—”๐— ๐—”๐——๐—›๐—”๐—ก


✓ Puasa Ramadhan diwajibkan bagi setiap muslim yang mukallaf dan mampu melaksanakannya.


๐ŸŒทMukallaf artinya orang yang dibebani atau dipertanggung jawabkan secara hukum agama Islam untuk melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah, yaitu orang yang sudah berakal (berakal sehat), sudah baligh (dewasa), dan telah sampai dakwah Islam kepadanya. Mereka wajib menjalankan syariat seperti shalat, puasa, dan haji jika mampu, serta memiliki tanggung jawab di akhirat, pent.


✓ Puasa Ramadhan tidak di syari'atkan bagi orang kafir , tidaklah sah jika orang kafir berpuasa Ramadhan, namun jika di tengah hari dia bertaubat maka disisa hari dia boleh berpuasa dan tidak di wajibkan untuk mengqadha atau mengganti puasa yang ditinggalkan selama dia masih kafir.


✓Puasa Ramadhan tidak diwajibkan bagi anak kecil, namun sah puasa jika dilakukan anak kecil yang sudah mumayyiz.


๐ŸŒทMumayyiz adalah istilah dalam Islam untuk anak yang sudah mampu membedakan mana yang baik dan buruk, bermanfaat dan tidak bermanfaat, biasanya terjadi di sekitar usia 7-9 tahun, menjadi penanda awal kesiapan untuk mulai diperkenalkan kewajiban ibadah, meskipun belum sepenuhnya dibebani hukum syariat seperti saat baligh. Anak mumayyiz bisa melakukan banyak hal sendiri, memahami konsep pahala-dosa, dan mulai bertanggung jawab atas perbuatannya, namun masih memerlukan bimbingan orang dewasa, pen.


✓ Puasa Ramadhan tidak diwajibkan untuk orang gila, dan jika dia berpuasa saat kondisi gila maka tidak sah puasanya, sebab tidak adanya niat.


✓ Puasa Ramadhan tidak diwajibkan bagi mereka yang sedang sakit yang lemah dan tidak mampu melaksanakannya , puasa Ramadhan juga tidak diwajibkan bagi musafir, dan keduanya diwajibkan qadha jika telah hilang udzur karena sakit dan safarnya.

Berdasarkan firman Allah Ta'ala,


ูَู…َู† ูƒَุงู†َ ู…ِู†ูƒُู… ู…َّุฑِูŠุถًุง ุฃَูˆْ ุนَู„َู‰ٰ ุณَูَุฑٍ ูَุนِุฏَّุฉٌ ู…ِّู†ْ ุฃَูŠَّุงู…ٍ ุฃُุฎَุฑَ ۚ



" Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain."

(Qs. Al-Baqarah : 184)


Bersambung insya Allah.


Syaikh Sholih bin Fauzan al-Fauzan Hafizhahullah, Al-Mulakhkhashul Fiqhii, hal. 210., Daarul 'ilmiyyah.


Di terjemah oleh : Abu Fahry

Komentar

Postingan populer dari blog ini

⚠️ ๐— ๐—จ๐—ฆ๐—œ๐—ž ๐—”๐——๐—”๐—Ÿ๐—”๐—› ๐——๐—œ๐—”๐—ก๐—ง๐—”๐—ฅ๐—” ๐—ฆ๐—˜๐—•๐—”๐—• ๐—ง๐—จ๐—ฅ๐—จ๐—ก๐—ก๐—ฌ๐—” ๐—•๐—˜๐—ก๐—–๐—”๐—ก๐—”

Seputar kebiasaan sholat di masyarakat kita

⚠️ ๐—›๐—จ๐—ž๐—จ๐—  ๐—•๐—˜๐—ฅ๐—ž๐—จ๐—ก๐—๐—จ๐—ก๐—š ๐—ž๐—˜ ๐—ข๐—ฅ๐—”๐—ก๐—š ๐—ก๐—”๐—ฆ๐—ฅ๐—”๐—ก๐—œ ๐—จ๐—ก๐—ง๐—จ๐—ž ๐— ๐—˜๐—ก๐—š๐—จ๐—–๐—”๐—ฃ๐—ž๐—”๐—ก '๐—ฆ๐—˜๐—Ÿ๐—”๐— ๐—”๐—ง ๐—ก๐—”๐—ง๐—”๐—Ÿ'