๐ ๐ฌ๐๐ก๐ ๐๐๐ฅ๐๐๐ ๐ ๐๐ก๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐ ๐ฆ๐๐ข๐๐๐ง ๐๐๐ก๐๐ญ๐๐
๐ Serial kitab Ahkaamul janaiz
๐ ๐ฌ๐๐ก๐ ๐๐๐ฅ๐๐๐ ๐ ๐๐ก๐๐๐๐ ๐๐ ๐๐ ๐ฆ๐๐ข๐๐๐ง ๐๐๐ก๐๐ญ๐๐
Syaikh muhammad nashiruddin al-Albani Rahimahullah mengatakan,
✅ Apabila dibelakang imam hanya ada seorang makmum, maka makmum tidak berdiri disebelah kanan imam sebagaimana sunnahnya dalam shalat-shalat lainnya, akan tetapi makmum berdiri dibelakang imam, berdasarkan hadits yang tercantum di no. 61tentang abu thalhah dan ummu sulaim.
َูุชََูุฏَّู َ ุฑَุณُُูู ุงِููู ุตََّูู ุงُููู ุนََِْููู َูุณََّูู َ ََููุงَู ุฃَุจُู ุทَْูุญَุฉَ َูุฑَุงุกَُู َูุฃُู ُّ ุณَُْููู ٍ َูุฑَุงุกَ ุฃَุจِู ุทَْูุญَุฉَ ََููู ْ َُْููู ู َุนَُูู ْ ุบَْูุฑُُูู ُ
"Rasulullah maju (berada di posisi imam). Abu Thalhah di belakang beliau. Ummu Sulaim di belakang Abu Thalhah. Tidak ada jamaah lain selain mereka.”
✅ Pemimpin umat atau wakilnya lebih berhak menjadi imam dalam shalat, jika keduanya tidak ada maka yang lebih pantas mengimami adalah yang lebih baik bacaan/hafalan Qur’an-nya, kemudian yang selanjutnya tersebutkan dalam sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
ุนَْู ุฃุจِู ู َุณْุนُูุฏٍ ุฑุถู ุงููู ุนูู َูุงَู: َูุงَู ุฑَุณُُูู ุงِููู ุตّูู ุงููู ุนููู ูุณّูู : «َูุคُู ُّ ุงَْْูููู َ ุฃَْูุฑَุคُُูู ْ ِِููุชَุงุจِ ุงِููู، َูุฅِْู َูุงُููุง ِูู ุงِْููุฑَุงุกَุฉِ ุณََูุงุกً َูุฃَุนَْูู ُُูู ْ ุจِุงูุณَُّّูุฉِ، َูุฅِْู َูุงُููุง ِูู ุงูุณَُّّูุฉِ ุณََูุงุกً َูุฃَْูุฏَู ُُูู ْ ِูุฌْุฑَุฉً، َูุฅِْู َูุงُููุง ِูู ุงِููุฌْุฑَุฉِ ุณََูุงุกً َูุฃَْูุฏَู ُُูู ْ ุณِْูู ุงً ู َِููู ุฑَِูุงَูุฉٍ: ุณِّูุงًู َููุงَ َูุคُู ََّّู ุงูุฑَّุฌُُู ุงูุฑَّุฌَُู ِูู ุณُْูุทَุงِِูู، َููุงَ َْููุนُุฏْ ِูู ุจَْูุชِِู ุนََูู ุชَْูุฑِู َุชِِู ุฅِูุงَّ ุจِุฅِุฐِِْูู».ุฑََูุงُู ู ُุณِْูู ٌ.
Dari Abu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Yang mengimami kaum adalah orang yang paling pandai membaca Al-Qur’an di antara mereka. Jika dalam bacaan mereka sama, maka yang paling banyak mengetahui tentang sunnah di antara mereka. Jika dalam sunnah mereka sama, maka yang paling dahulu berhijrah di antara mereka. Jika dalam hijrah mereka sama, maka yang paling dahulu masuk Islam di antara mereka.” Dalam suatu riwayat disebutkan, “Yang paling tua.”—“Dan janganlah seseorang mengimami orang lain di tempat kekuasaannya dan janganlah ia duduk di rumahnya di tempat kehormatannya kecuali dengan seizinnya.”
[HR. Muslim, no. 673]
Sumber :
๐ Ahkaamul Janaaiz wa bida'uha, hlm. 128-131
Penerbit makhtabah al-ma'arif saudi
Terjemah : Abu Fahry
๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ

Komentar
Posting Komentar