﷽ 🔴 𝗝𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗠𝗘𝗡𝗨𝗡𝗗𝗔-𝗡𝗨𝗡𝗗𝗔 𝗧𝗔𝗨𝗕𝗔𝗧
﷽
🔴 𝗝𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗠𝗘𝗡𝗨𝗡𝗗𝗔-𝗡𝗨𝗡𝗗𝗔 𝗧𝗔𝗨𝗕𝗔𝗧
Menunda tobat adalah bentuk penipuan terbesar terhadap diri sendiri.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ اللَّهَ يَقْبَلُ تَوْبَةَ الْعَبْدِ مَا لَمْ يُغَرْغِرْ
“Sesungguhnya Allah menerima tobat seorang hamba selama nyawa belum sampai di tenggorokan.”
(HR. At-Tirmidzi)
Ikhwah...
Kematian tidak memberi peringatan. Ia datang di waktu yang paling tidak kita duga di tengah tawa, di sela rencana, atau bahkan di puncak cita-cita duniawi.
Allah menggambarkan penyesalan orang yang terlambat bertobat dalam firman-Nya,
رَبِّ لَوْلَآ أَخَّرْتَنِي إِلَىٰٓ أَجَلٍۢ قَرِيبٍۢ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُن مِّنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ
“Ya Rabbku, sekiranya Engkau beri tangguh aku sedikit waktu lagi, niscaya aku akan bersedekah dan termasuk orang-orang yang saleh.”
(QS. Al-Munafiqun: 10)
Namun, penyesalan itu datang ketika pintu tobat telah tertutup. Sungguh, tidak ada penyesalan yang lebih pedih daripada menyadari kesempatan sudah berlalu selamanya.
Para ulama menjelaskan bahwa tobat yang diterima memiliki beberapa syarat:
1) An-Nadam (الندم), yaitu menyesali dosa yang telah dilakukan.
2) At-Tark (الترك), yaitu meninggalkan dosa tersebut dengan segera.
3) Al-‘Azm (العزم), yaitu bertekad kuat untuk tidak mengulanginya lagi.
4) Jika dosa berkaitan dengan hak manusia, maka wajib mengembalikan haknya atau meminta maaf.
Semoga Allah memberikan kita semua taufiq, dimudahkan jalan untuk bertaubat agar dibulan Ramadhan nanti kita dapat beribadah dengan yang ibadah terbaik, hingga Allah mengampuni dosa kita, membebaskan kita dari siksa neraka serta memasukkan kita semua kedalam surga-Nya.
Aamiin
Baarakallaahu fiikum
▪️▪️▪️

Komentar
Posting Komentar