⛔ 𝗨𝗟𝗔𝗠𝗔 𝗦𝗘𝗣𝗔𝗞𝗔𝗧 𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗜𝗦𝗥𝗔' 𝗠𝗜'𝗥𝗔𝗝 𝗔𝗗𝗔𝗟𝗔𝗛 𝗕𝗜𝗗'𝗔𝗛

 ⛔ 𝗨𝗟𝗔𝗠𝗔 𝗦𝗘𝗣𝗔𝗞𝗔𝗧 𝗣𝗘𝗥𝗜𝗡𝗚𝗔𝗧𝗔𝗡 𝗜𝗦𝗥𝗔' 𝗠𝗜'𝗥𝗔𝗝 𝗔𝗗𝗔𝗟𝗔𝗛 𝗕𝗜𝗗'𝗔𝗛


Para Ulama sepakat bahwa peringatan isra mi’raj adalah bid’ah. Seandainya peringatan isra' miraj itu disyariatkan tentulah Rasulullah dan para sahabatnya telah menerangkannya kepada umat ini, baik dengan perkataan maupun dengan perbuatan. Namun karena kenyataannya tidak demikian, maka diketahui bahwa merayakannya dan memuliakannya sama sekali bukan termasuk ajaran Islam. Karena agama Islam telah sempurna. 


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:


الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا


“Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmatKu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agama bagimu.” 

(QS. Al-Maidah: 3)


🎓Ibnul Qayim menukil keterangan Syaikhul Islam Ibn Taimiyah, yang mengatakan, 

“Tidak diketahui dari seorang-pun kaum muslimin, yang menjadikan malam Isra’ Mi’raj lebih utama dibandingkan malam yang lainnya. Lebih-lebih menganggap bahwa malam Isra’ lebih mullia dibandingkan lailatul qadar. Tidak seorangpun sahabat, maupun tabi’in yang mengkhususkan malam Isra’ dengan kegiatan tertentu, dan mereka juga tidak memperingati malam ini. Karena itu, tidak diketahui secara pasti, kapan tanggal kejadian Isra’ Mi’raj.” 

(Zadul Ma’ad, 1/58 /59)


🎓Ibnu Nuhas mengatakan, “Memperingati malam Isra’ Mi’raj adalah bid’ah yang besar dalam urusan agama. Termasuk perkara baru yang dibuat-buat teman-teman setan.” 

(Tanbihul Ghafilin hal.379-380. Dinukil dari Al Bida’ Al Hauliyah hal.138)


🎓Ibnul Haaj rahimahullah mengatakan: ”Diantara ajaran yang tidak ada tuntunan yang diada-adakan di bulan Rajab adalah perayaan malam Isro’ Mi’roj pada tanggal 27 Rajab.” 

(Al Bida’ Al Hawliyah, 275)


🎓Syaikh Dr. Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata: 

"Merayakan Isra' Mi'raj pada malam ke-27 Rajab bukan termasuk bagian agama sama sekali, tetapi termasuk bid'ah yang diada-adakan. Alasannya, penentuan malam tersebut tidak berdasarkan dalil. Seandainya dipastikan bahwa pada malam tersebut terjadi peristiwa Isra' Mi'raj, namun Allah Jalla wa Ala tidak pernah mensyariatkan kepada kita agar kita memperingatinya pada malam tersebut"? (https://twitter.com/SFawzaan/status/984435315392876546?s=19)


Moga bermanfaat, baarakallaahu fiikum


◻️◻️◻️◻️


Komentar

Postingan populer dari blog ini

⚠️ 𝗠𝗨𝗦𝗜𝗞 𝗔𝗗𝗔𝗟𝗔𝗛 𝗗𝗜𝗔𝗡𝗧𝗔𝗥𝗔 𝗦𝗘𝗕𝗔𝗕 𝗧𝗨𝗥𝗨𝗡𝗡𝗬𝗔 𝗕𝗘𝗡𝗖𝗔𝗡𝗔

Seputar kebiasaan sholat di masyarakat kita

⚠️ 𝗛𝗨𝗞𝗨𝗠 𝗕𝗘𝗥𝗞𝗨𝗡𝗝𝗨𝗡𝗚 𝗞𝗘 𝗢𝗥𝗔𝗡𝗚 𝗡𝗔𝗦𝗥𝗔𝗡𝗜 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗠𝗘𝗡𝗚𝗨𝗖𝗔𝗣𝗞𝗔𝗡 '𝗦𝗘𝗟𝗔𝗠𝗔𝗧 𝗡𝗔𝗧𝗔𝗟'