๐ก ๐๐จ๐๐จ๐ ๐ข๐ฅ๐๐ก๐ ๐๐๐ฅ๐ฃ๐จ๐๐ฆ๐ ๐๐ ๐ฆ๐จ๐๐ง๐จ ๐ก๐๐๐๐ฅ๐ ๐๐๐๐จ ๐๐๐ฅ๐ฃ๐๐ก๐๐๐ ๐๐ ๐ก๐๐๐๐ฅ๐ ๐๐๐๐ก ๐ฌ๐๐ก๐ ๐ ๐จ๐๐๐ ๐ฃ๐จ๐๐ฆ๐๐ก๐ฌ๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐ง
๐ Serial kitab fatwa-fatwa seputar puasa
๐ก ๐๐จ๐๐จ๐ ๐ข๐ฅ๐๐ก๐ ๐๐๐ฅ๐ฃ๐จ๐๐ฆ๐ ๐๐ ๐ฆ๐จ๐๐ง๐จ ๐ก๐๐๐๐ฅ๐ ๐๐๐๐จ ๐๐๐ฅ๐ฃ๐๐ก๐๐๐ ๐๐ ๐ก๐๐๐๐ฅ๐ ๐๐๐๐ก ๐ฌ๐๐ก๐ ๐ ๐จ๐๐๐ ๐ฃ๐จ๐๐ฆ๐๐ก๐ฌ๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐ง
Tanya # 03 :
“๐๐ฝ๐ฎ ๐ต๐๐ธ๐๐บ ๐๐ฒ๐๐ฒ๐ผ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ฝ๐๐ฎ๐๐ฎ ๐ฑ๐ถ ๐ป๐ฒ๐ด๐ฒ๐ฟ๐ถ ๐บ๐๐๐น๐ถ๐บ ๐ธ๐ฒ๐บ๐๐ฑ๐ถ๐ฎ๐ป ๐ถ๐ฎ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ฝ๐ถ๐ป๐ฑ๐ฎ๐ต ๐ธ๐ฒ ๐ป๐ฒ๐ด๐ฒ๐ฟ๐ถ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐น๐ฎ๐ถ๐ป ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐บ๐ฎ๐ป๐ฎ ๐ป๐ฒ๐ด๐ฒ๐ฟ๐ถ ๐๐ฒ๐ฟ๐๐ฒ๐ฏ๐๐ ๐บ๐ฎ๐๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐๐ป๐๐ฎ (๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ฝ๐๐ฎ๐๐ฎ) ๐น๐ฒ๐ฏ๐ถ๐ต ๐น๐ฎ๐บ๐ฏ๐ฎ๐ ๐๐ฎ๐ธ๐๐๐ป๐๐ฎ ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ฝ๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐ป๐ฒ๐ด๐ฒ๐ฟ๐ถ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐๐ฎ๐บ๐ฎ ๐๐ฎ๐ฑ๐ถ❟ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฎ๐ฝ๐ฎ๐ฏ๐ถ๐น๐ฎ ๐ถ๐ฎ ๐บ๐ฒ๐ป๐ด๐ถ๐ธ๐๐๐ถ ๐ฝ๐๐ฎ๐๐ฎ ๐บ๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐ธ๐ฎ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ธ๐ผ๐ป๐๐ฒ๐ธ๐๐ฒ๐ป๐๐ถ ๐ถ๐ฎ ๐ต๐ฎ๐ฟ๐๐ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ฝ๐๐ฎ๐๐ฎ ๐น๐ฒ๐ฏ๐ถ๐ต ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐๐ถ๐ด๐ฎ ๐ฝ๐๐น๐๐ต ๐ต๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ฎ๐๐ฎ๐๐ฝ๐๐ป ๐๐ฒ๐ฏ๐ฎ๐น๐ถ๐ธ๐ป๐๐ฎ?
Jawab :
“Apabila seseorang berpuasa di negeri muslim kemudian berpindah ke negeri muslim yang lainnya yang mana waktu Idul Fitrinya itu lebih lambat maka baginya untuk tetap mengikuti mereka ketika mereka melaksanakan Idul Fitri. Dikarenakan yang namanya puasa itu harus di hari yang mana manusia berpuasa padanya, dan perayaan Idul Fitri harus di hari yang mana manusia merayakannya, begitu juga Idul Adha harus di hari yang mana manusia merayakannya. Dan demikian seharusnya walaupun puasanya lebih satu hari atau lebih.
Yang demikian itu sama halnya dengan seseorang yang safar ke negeri yang mataharinya tenggelam lebih lama, maka ia harus tetap berpuasa sampai matahari di negeri itu terbenam walaupun waktu di sana lebih satu, dua atau tiga jam dari hari biasanya. Dan bahwasanya hilal belum terlihat di negeri tersebut. Dan sungguh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memerintahkan agar kita tidak berpuasa dan merayakan Idul Fitri sampai kita melihat hilal.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memerintahkan agar kita tidak berpuasa dan merayakan Idul Fitri sampai kita melihat hilal.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ุฃูุทุฑูุง ูุฑุคูุชู
“๐ฃ๐๐ฎ๐๐ฎ๐น๐ฎ๐ต ๐ธ๐ฎ๐น๐ถ๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฒ๐๐ถ๐ธ๐ฎ ๐บ๐ฒ๐น๐ถ๐ต๐ฎ๐๐ป๐๐ฎ❟ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฟ๐ฎ๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป๐น๐ฎ๐ต ๐๐ฑ๐๐น ๐๐ถ๐๐ฟ๐ถ ๐ธ๐ฒ๐๐ถ๐ธ๐ฎ ๐ธ๐ฎ๐น๐ถ๐ฎ๐ป ๐บ๐ฒ๐น๐ถ๐ต๐ฎ๐๐ป๐๐ฎ!”。
(HR. Bukhari no.1909, muslim no. 1081, dari abu hurairah radhiyallahu 'anhu)
Adapun sebaliknya: Yaitu tatkala seseorang berpindah dari negeri yang waktu perpindahan bulannya itu lebih lama ke negeri yang perpindahan bulannya itu lebih cepat maka ia harus merayakan Idul Fitri bersama mereka. Dan ia harus mengganti puasanya di hari lain, jika puasanya kurang sehari maka ia berpuasa sehari dan jika puasanya kurang dua hari maka ia berpuasa dua hari.
Dan apabila ia merayakan Idul Fitri di hari ke dua puluh delapan ia berpuasa maka ia harus mengganti puasanya dua hari jika memang bulan Ramadan pada dua negeri tersebut genap tiga puluh hari, dan ia hanya mengganti puasanya sehari jika bulan Ramadan pada dua negeri tersebut atau pun salah satunya kurang dari tiga puluh hari. “
Referensi :
๐Kitab fataawa arkaanil islaam, hal. 333. Cet. Daarul ummati lin nasyri wat tauzii'
Karya Syaikh muhammad bin sholih al-'Utsaimin Rahimahullah.
Diterjemahkan oleh :
Ustadz abu fahry hafizhahullah
▪️▪️▪️▪️

Komentar
Posting Komentar