๐Ÿ–‡️ ๐—ง๐—”๐—ฅ๐—”๐—ช๐—˜๐—› ๐——๐—˜๐—ก๐—š๐—”๐—ก ๐—œ๐— ๐—”๐—ก ๐——๐—”๐—ก ๐—•๐—˜๐—ฅ๐—›๐—”๐—ฅ๐—”๐—ฃ ๐—ฃ๐—”๐—›๐—”๐—Ÿ๐—” ๐——๐—”๐—ฅ๐—œ ๐—”๐—Ÿ๐—Ÿ๐—”๐—›

 


ุจِุณْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ِ ุงู„ู„ّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู…

๐Ÿ„ Bjm Ⓜ️engaji

๐Ÿ–‡️ ๐—ง๐—”๐—ฅ๐—”๐—ช๐—˜๐—› ๐——๐—˜๐—ก๐—š๐—”๐—ก ๐—œ๐— ๐—”๐—ก ๐——๐—”๐—ก ๐—•๐—˜๐—ฅ๐—›๐—”๐—ฅ๐—”๐—ฃ ๐—ฃ๐—”๐—›๐—”๐—Ÿ๐—” ๐——๐—”๐—ฅ๐—œ ๐—”๐—Ÿ๐—Ÿ๐—”๐—›

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ู…َู†ْ ู‚َุงู…َ ุฑَู…َุถَุงู†َ ุฅِูŠู…َุงู†ًุง ูˆَุงุญْุชِุณَุงุจًุง ุบُูِุฑَ ู„َู‡ُ ู…َุง ุชَู‚َุฏَّู…َ ู…ِู†ْ ุฐَู†ْุจِู‡ِ

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.”
(HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).

๐ŸŒฑYang dimaksud qiyam Ramadhan adalah shalat tarawih sebagaimana yang dituturkan oleh An Nawawi.
(Syarh Muslim, 3/101)

Hadits ini memberitahukan bahwa shalat tarawih bisa menggugurkan dosa dengan syarat karena iman yaitu membenarkan pahala yang dijanjikan oleh Allah dan mencari pahala dari Allah, bukan karena riya’ atau alasan lainnya.
๐Ÿ“™Fathul Bari, 6/290)

๐ŸŒฑJika seseorang melaksanakan shalat Tarawih atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka ia akan mendapatkan pengampunan dosa yang telah lalu.
Itulah salah satu keutamaan shalat Tarawih.

๐ŸŒฑHal ini juga menunjukkan bahwa disebut *ikhlas apabila seseorang mengharap pahala dari sisi Allah ketika beramal.*

“Pengampunan dosa” yang dimaksud dalam hadis ini, bisa *mencakup dosa besar dan dosa kecil*

berdasarkan tekstual hadis, sebagaimana ditegaskan oleh Ibnul Mundzir.

๐Ÿ‘คNamun, An Nawawi mengatakan bahwa yang

*dimaksudkan pengampunan dosa di sini adalah khusus untuk dosa kecil.*
๐Ÿ“™ (Fathul Bari, 4/251).

๐Ÿ‘คIbnu Rajab pun berkata bahwa

*pengampunan dosa di sini diperoleh jika bulan Ramadan itu sudah sempurna (Tanggal 30 Ramadan).*
๐Ÿ““ (Lathoiful Ma’arif, hal. 365).

๐ŸŒฑHadis dalam gambar di atas juga menunjukkan bahwa

*apabila seseorang beramal ingin mengharap pahala, rahmat, serta ampunan Allah, masih disebut ikhlas, bahkan inilah yang dituntunkan.*

Beda halnya dengan pemahaman orang-orang sufi yang salah kaprah dalam memahami kata ikhlas.

๐ŸคฒSemoga Allah beri kemudahan kita untuk mengerjakan shalat Tarawih hingga akhir Ramadan nanti dengan keimanan dan berharap wajah Allah 'Azza wa Jalla.

✍️ Abu fahry

๐Ÿ’ 

▪️▪️▪️▪️

Komentar

Postingan populer dari blog ini

⚠️ ๐— ๐—จ๐—ฆ๐—œ๐—ž ๐—”๐——๐—”๐—Ÿ๐—”๐—› ๐——๐—œ๐—”๐—ก๐—ง๐—”๐—ฅ๐—” ๐—ฆ๐—˜๐—•๐—”๐—• ๐—ง๐—จ๐—ฅ๐—จ๐—ก๐—ก๐—ฌ๐—” ๐—•๐—˜๐—ก๐—–๐—”๐—ก๐—”

Seputar kebiasaan sholat di masyarakat kita

⚠️ ๐—›๐—จ๐—ž๐—จ๐—  ๐—•๐—˜๐—ฅ๐—ž๐—จ๐—ก๐—๐—จ๐—ก๐—š ๐—ž๐—˜ ๐—ข๐—ฅ๐—”๐—ก๐—š ๐—ก๐—”๐—ฆ๐—ฅ๐—”๐—ก๐—œ ๐—จ๐—ก๐—ง๐—จ๐—ž ๐— ๐—˜๐—ก๐—š๐—จ๐—–๐—”๐—ฃ๐—ž๐—”๐—ก '๐—ฆ๐—˜๐—Ÿ๐—”๐— ๐—”๐—ง ๐—ก๐—”๐—ง๐—”๐—Ÿ'