🖇️ 𝗪𝗔𝗞𝗧𝗨 𝗣𝗘𝗠𝗕𝗔𝗬𝗔𝗥𝗔𝗡 𝗭𝗔𝗞𝗔𝗧 𝗙𝗜𝗧𝗛𝗥𝗔𝗛
𝐐 𝐧 𝐀 𝐁𝐣𝐦 Ⓜ️𝐞𝐧𝐠𝐚𝐣𝐢
🖇️ 𝗪𝗔𝗞𝗧𝗨 𝗣𝗘𝗠𝗕𝗔𝗬𝗔𝗥𝗔𝗡 𝗭𝗔𝗞𝗔𝗧 𝗙𝗜𝗧𝗛𝗥𝗔𝗛
Tanya :
Maaf Pak Ustadz mau bertanya... Zakat Fitrah itu diserahkan kpd mustahik nya kapan ? 🙏
Jawaban :
Wa'alaikum salam...
Waktu pembayaran zakat fitrah itu ada dua :
Pertama, waktu UTAMA (afdhol).
Waktunya di mulai dari terbit fajar pada hari ‘idul fithri hingga dekat waktu pelaksanaan shalat ‘ied.
Dalilnya hadits dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,
مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلاَةِ فَهِىَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلاَةِ فَهِىَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ.
“Barangsiapa yang menunaikan zakat fithri sebelum shalat maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.”
(HR. Abu Daud no. 1609 dan Ibnu Majah no. 1827. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Kedua Waktu yang DIBOLEHKAN yaitu satu atau dua hari sebelum ‘ied.
وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ – رضى الله عنهما – يُعْطِيهَا الَّذِينَ يَقْبَلُونَهَا ، وَكَانُوا يُعْطُونَ قَبْلَ الْفِطْرِ بِيَوْمٍ أَوْ يَوْمَيْنِ
“Dan Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma memberikan zakat fithri kepada orang-orang yang berhak menerimanya dan dia mengeluarkan zakatnya itu sehari atau dua hari sebelum hari Raya ‘Idul Fithri.”
(HR. Bukhari no. 1511).
Inilah dua waktu pembayaran zakat untuk diserahkan kepada mustahiknya berdasarkan pendapat ulama yang paling rajih /kuat. Insyaa Allah.
Tanbih / peringatan :
Zakat fitrah hanya boleh dibayarkan dalam bentuk bahan makanan yang umumnya digunakan masyarakat setempat, seperti beras, kurma, atau gandum.
Dari Abu said al khudri radliallahu ‘anhu, beliau mengatakan:
كُنَّا نُخْرِجُ فِي عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الفِطْرِ صَاعًا مِنْ طَعَامٍ
Kami mengeluarkan zakat fitrah pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan satu sha’ bahan makanan
(HR. Bukhari 1510)
Abu Said radhiyallahu ‘anhu juga mengatakan,
وَكَانَ طَعَامَنَا الشَّعِيرُ وَالزَّبِيبُ وَالأَقِطُ وَالتَّمْرُ
“Yang menjadi makanan pokok kami adalah gandum, anggur kering, keju, dan kurma.”
(HR. Bukhari 1510)
Karena itulah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh para sahabat untuk membayar zakat fitrah dengan kurma, gandum, dan yang menjadi bahan makanan pokok masa silam.
Dari ibn umar radliallahu ‘anhu,
فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الفِطْرِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ، أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah dengan satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum….
(HR. Bukhari)
Wallahu a'lam
▪️▪️▪️

Komentar
Posting Komentar